Friday, December 2, 2022

puisi Humam S. Chudori : TUHAN AJARI AKU BERSABAR AGAR ENGKAU CINTA AKU AGAR AKU BERSAMA ENGKAU

 

TUHAN AJARI AKU BERSABAR

AGAR ENGKAU CINTA AKU

AGAR AKU BERSAMA ENGKAU *)

 

 

ku ingin setiap saat bersama-Mu

ku mau setiap waktu disayangi-Mu

tapi tak pernah cukup modalku

bukan tak mendirikan sholat aku

bukan tak menjalankan puasa aku

bukan tak mengeluarkan zakat aku

sebab,

Kau tak pernah nyatakan

: Aku bersama orang yang rajin sholat

  Aku mencintai orang yang gemar puasa

  Aku menyayangi orang yang sering berzakat

 

sementara bukan sekali Kau tegaskan

: Aku bersama orang yang sabar

  Aku mencintai orang yang sabar

 

sudah kulatih dengan sholat

sudah kuasah dengan puasa

sudah kugembleng dengan zakat

tapi, kesabaran tak pernah kudapat

 

adakah yang salah dengan ibadah hamba

mungkin ujub, sum’ah, atau riya

tapi tak mampu aku membacanya

kesabaranku tak lebih dari keterpaksaan

bukan kesabaran yang diilhami kesadaran

 

Tuhan, ajari aku bersabar

sabar bukan ketika menerima musibah

tetapi juga ketika Kau datangkan anugerah

 

Tuhan, ajari aku bersabar

sabar yang membuat-Mu tersenyum

lalu Kamu mau mencintaiku

 

Tuhan, ajari aku bersabar

sabar yang membahagiakan-Mu

lalu Kamu mau bersamaku

 

Tuhan, ajari aku bersabar

menerima apa pun keputusan-Mu

menjalani peran yang Kau tentukan

agar kesabaran yang kumiliki

bukan kesabaran nisbi

tetapi,

kesabaran nan indah

yang membuat hidup cerah

tanpa resah, gelisah, dan diterpa gundah

meski diri ini ada potensi keluh kesah **)

 

*)puisi ini diilhami firman-Nya Wallahu yuhibush shobirin dan wallahu ma’ash shobirin

**) Q.S. 70/ Al Maarij : 19 – innal insana khuliqo haluu’an

  

(Seratus Puisi Qurani 2016)






No comments:

Post a Comment