Saturday, October 20, 2012

antologi puisi: SENANDUNG WARENG DI UJUNG BENTENG



SENANDUNG  WARENG  DI UJUNG  BENTENG, Antologi Puisi Penyair Tangerang


            Tangerang, ternyata, gudang sastrawan. Banyak sastrawan nasional yang tinggal di kota ini. aktifitas sastra di Tangerang juga sangat marak. Banyak sastrawan muda bermunculan. Hal ini tentu saja tidak terlepas dari peran komunitas yang tumbuh di mana-mana.
            Sebagai kado ulang tahun Kabupaten Tangerang yang ke 51, Yayasan Kesenian Tangerang telah berhasil menerbitkan sebuah antologi puisi penyair Tangerang yang di beri judul SENANDUNG WARENG DI UJUNG BENTENG.
            Antologi puisi ini memuat karya-karya penyair kabupaten Tangerang antara lain:
Achmad Baejuri Baehaqi,  Asri Rakhmawati,  Andrea Thareqa,  Aris  Kurniawan,  Ahmadun Yosi  Herfanda, Aef Sanusi,  Ayid Suyitno, Ayu Cipta,  Bambang Mulyowidodo,  Cef  Deddy  S.,  Dianing Wydia Yudhistira,  Danarto,  Erry Amanda, Eddy a. Efendi,  Entis Sutisna,  Endro IST,  Eltrip Umiuki, Esthi Winarni, Encep Sahayat, Gito Waluyo,  Hudan Hidayat,  Humam S.  Chudori,  Husnul Khuluqi, Iwan Gunadi, Iman Sembada,  Lia Handayani,  Mustofa Ismail, Medy Kesesi,  Muhammad Suharsono,  Muhamad Faiz,  Mahdiduri,  Nasarudin Falufuz, Nur Salim, Suryanto Ikhsan, Radhar Panca Dahana, Rochmad Utomo, Sri Retnosari, Tommy Faisal Alim, Teteng Jumara,  Wowok Hesti Prabowo, Widi Hatmoko, Wilson Tjandinegara, Yohan Ariandi. (ha-es-ce)

No comments:

Post a Comment