Saturday, March 6, 2021

sekilas tentang novel "HIJRAH" karya Humam S. Chudori

 



Novel  HIJRAH, karya Humam S. Chudori

Hijrah menceritakan kisah seorang jawara, Sanwani, yang memiliki ilmu – beladiri dan spiritual – yang mumpuni. Tak heran ia sangat disegani, bukan hanya oleh masyarakat biasa namun juga dari kalangan begal. Tak sedikit orang yang hanya tahu namanya saja.

 

Tampilannya berbeda dari kaum jawara pada umumnya. Ia tak pernah mengenakan celana pangsi hitam, menenteng golok, rambut awut-awutan, dan berikat kepala, seperti pada umumnya jawara di Betawi.

 

Kendati ia sangat ditakuti dan disegani banyak orang, yang membuat dirinya selalu percaya diri. Namun, setelah istrinya terbunuh Sanwani baru menyadari dirinya ternyata tak punya kemampuan apa-apa.

 

Hidupnya pun sering gelisah. Atas saran salah satu guru spiritualnya – Guru Suhaemi - akhirnya Sanwani hijrah. Pindah tempat tinggal agar masa lalunya yang kelam bisa terlupakan.

 

Lalu, apa yang dilakukan guru spiritualnya hingga Sanwani bersedia hijrah. Kenapa pula sang jawara ini tak setuju anaknya – Sabeni –  melanjutkan ‘profesi’nya sebagai Jawara.

 

Bagaimana pergulatan batin Sanwani ketika mendapat nasehat dari salah satu guru spiritualnya untuk berhijrah. Sebab seperti kita tahu hijrah bukan cuma pindah. Melainkan juga berarti menghindar atau menyingkir, Sementara menghindar atau menyingkir sama artinya kalah. Bagaimana mungkin seorang jawara harus ‘kalah” dalam menghadapi hidup. Simak ceritanya dalam Hijrah sejarah hidup orang Betawi diungkap ringan penuh pesan oleh sastrawan Humam S. Chudori***Rida Noor, Pemred Prabu21


No comments:

Post a Comment